seringkali aku tak memahami apa yang sebenarnya aku pikir, semua kosong, buta lalu tertinggal hanya sepi. mungkin ketidak berdayaan yang sering membuatku berfikir.
aku hanya merasa betapa hidup ini begitu melelahkan. terlalu banyak sesuatu yang sepertinya mengadu, mengharap pada dinding kosong yang memburamkan. membuatku untuk harus berfikir dua kali walau hanya untuk sekedar tersenyum, seakan hati ini telah terluka parah.
sesekali. kutatap gelapnya langit tanpa bintang, KAU tentu melihatku yang kelelahan ini mengarungi takdir-MU, merebut harta-harta yang terampas sibuta. dengan merangkak aku terus mencoba bertahan di jalan ini. tolong ulurkanlah tangan-MU...
hingga ku dapat berdiri tegar terus berkekuatan. mengarungi kehidupan yang belum kujalani, menyeret apa yang aku harusnya seret.
tolong biarkan bintang-bintang bersinar lagi, hingga aku dapat menentukan arah. membagi-bagikan arah ini untuk tidak tersesat.